Bakteri / bacterium (bahasa latin) merupakan organisme mikroskopik yang pertama kali ditemukan oleh Anthony van Leeuwenhoek (1697). Bakteri hidup pada suhu yang bervariasi & pH tertentu sesuai dengan jenisnya.
CIRI-CIRI & Sifat
- uniseluler
- struktur sel yang sederhana
- membelah diri
- membelah diri
- tidak memiliki nukleus/inti sel
- tidak memiliki mitokondria dan kloroplas
- organisme prokariotik (tidak memiliki membran inti sel)
- dapat hidup di tempat yang ekstrim maupun di tempat yang tidak ekstrim
- dapat membentuk endospora (untuk melindungi diri terhadap lingkungan yang buruk)
- ukuran antara 0,5-5 μm – 0,75 mm
Struktur sel
Bakteri memiliki dinding inti sel dan digolongkan menjadi dua menurut struktur dinding inti sel-nya :
· a. Gram Positif
- dinding sel berupa peptidoglikan yang tebal
· b. Gram Negatif
- memiliki lapisan luar berupa lipopolisakarida yang teridiri dari membran dan lapisan peptidoglikan yang tipis.
Bakteri juga memiliki:
- kromosom (terdiri dari DNA dan protein berisi informasi genetika)
- ribosom
- granula makanan (tempat menyimpan cadangan makanan)
- vakuola gas
- magnetosom
Bentuk-bentuk bakteri
a. Kokus (Coccus)
a. Monokokus --> Tunggal
b. Diplokokus --> Dua bakteri bergandengan
c. Tetrakokus --> Empat bakteri bergandengan
d. Sarkina --> Bergerombol membentuk kubus
e. Stapilkokus --> Bergerombol
b. Diplobasil --> Dua bakteri bergandegan
c. Streptobasil --> Bergandegan membentuk rantai
c. Spirila (Spirilum)
a. Vibrio --> Membentuk seperti tanda “koma”
b. Spiral --> Melengkung
c. Spiroseta --> Berbentuk seperti sekrup
c. Spiroseta --> Berbentuk seperti sekrup
Alat Gerak Bakteri
Berdasarkan jumlah flagel-nya:
· - Atrik --> tidak memiliki flagel
· - Monotrik --> hanya memiliki 1 flagel
· - Lofotrik --> memiliki sejumlah flagel hanya pada satu ujungnya
· - Amfitrik --> memiliki sejumlah flagel pada kedua ujungnya
· - Peritrik --> memiliki sejumlah flagel diseluruh permukaan tubuhnya
Cara bakteri bereproduksi
a. - Secara tak kawin (aseksual) --> dengan cara membelah diri menjadi 2 (pembelahan biner)
b. - Secara kawin :
a. Transformasi --> Perpindahan sedikit materi genetik ke bakteri lain
b. Transduksi --> Perpindahan sedikit materi genetik dengan bantuan virus bakteri
c. Konjugasi --> Perpindahan sedikit materi genetik langsung dengan kontak fisik antar bakteri melalui jembatan antara sel bakteri
Peranan Bakteri
A.Bakteri yang menguntungkan
a. - Bakteri Pengurai: sebagai dekomposer / menguraikan organisme lain seperti hewan dan tumbuhan yang mati
b. - Bakteri Nitrifikasi: mampu menyusun senyawa nitrat dari amoniak di dalam tanah
c. - Bakteri Nitrogen: mampu mengikat nitrogen di udara bebas dan mengubahnya menjadi senyawa yang dapat diserap oleh tumbuhan
d. - Bakteri Usus: berperan dalam proses pencernaan
e. - Bakteri fermentasi: berperan dalam proses fermentasi makanan
· Lactobacillus bulgaricus = yoghurt
· Streptococcus thermophilus = yoghurt
· Lactobacillus sp. = terasi & asinan buah-buahan
· Pediococcus cerevisiae = sosis
f. - Bakteri penghasil antibiotik
· Bacillus brevis, menghasilkan terotrisin
· Bacillus subtilis, menghasilkan basitrasin
· Bacillus polymyxa, menghasilkan polimixin
B. Bakteri yang merugikan
a. - Bakteri perusak makanan: menyebabkan pembusukan makanan
b. - Bakteri denitrifikasi
Jika oksigen dalam tanah kurang, makan proses denitrifikasi berlangsung dengan mereduksi nitrat menjadi nitrit yang akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan.
c. - Bakteri patogen: menimbulkan penyakit pada manusia, tumbuhan dan hewan.
a. Penyakit pada manusia:
· Salmonella typhosa, menimbulkan tifus
· Shigella dysenteriae, menimbulkan disentri
· Vibrio comma, menimbulkan kolera
· Haemophilus influenza, menimbulkan influenza
· Diplococcus pneumonia, menimbulkan Pneumonia (radang paru-paru)
b. Penyakit pada hewan:
· Brucella abortus, menimbulkan Brucellosis pada sapi
· Streptococcus agalactia, menimbulkan Mastitis pada sapi (radang payudara)
· Bacillus anthracis, menimbulkan antraks
· Actinomyces bovis, menimbulkan bengkak rahang pada sapi
· Cytophaga columnaris, menimbulkan penyakit pada ikan
c. Penyakit pada tumbuhan:
· Xanthomonas oryzae, menyerang pucuk batang padi
· Xanthomonas campestris, menyerang tanaman kubis
· Pseudomonas solanacaerum, menimbulkan penyakit layu pada family terung-terungan
· Erwinia amylovora, menimbulkan penyakit bonyok pada buah-buahan





